5 Tips Merawat Kuas Cat agar Awet dan Hasil Tetap Rapi

Perawatan 1 menit baca Oleh Tim PD Sinar Sakti
Beberapa kuas cat bekas pakai dengan sisa cat biru, merah, dan hijau

Kuas yang bagus bukan barang sekali pakai. Dengan perawatan yang tepat, kuas cat berkualitas bisa bertahan untuk puluhan pekerjaan. Berikut lima kebiasaan yang kami sarankan.

1. Basahi kuas sebelum dipakai

Celupkan kuas ke air (untuk cat tembok berbahan dasar air) atau ke thinner (untuk cat minyak), lalu peras. Cara ini membuat cat tidak meresap terlalu dalam ke pangkal bulu sehingga lebih mudah dibersihkan.

2. Jangan celup terlalu dalam

Cukup celupkan sepertiga panjang bulu. Cat yang masuk ke pangkal kuas akan mengering dan membuat bulu mengembang serta rontok.

3. Bersihkan segera setelah selesai

  • Cat tembok (water-based): bilas dengan air mengalir dan sedikit sabun.
  • Cat minyak / pernis: bersihkan dengan thinner, lalu cuci dengan air sabun.

4. Keringkan dengan posisi yang benar

Peras kelebihan air, rapikan bentuk bulu dengan jari, lalu gantung kuas dengan bulu menghadap ke bawah. Jangan menyimpan kuas dengan bulu bertumpu ke lantai — bulunya akan bengkok permanen.

5. Simpan dalam pembungkus

Bungkus bulu kuas dengan kertas atau plastik aslinya untuk menjaga bentuk dan menghindari debu.

Istirahat sebentar? Jika hanya berhenti satu atau dua jam, bungkus kuas yang masih basah dengan plastik rapat. Kuas tidak perlu dicuci dulu dan cat tidak akan mengering.

Butuh perkakasnya?

Tanyakan stok dan harga terbaru langsung ke tim kami.

Tanya via WhatsApp Lihat katalog

Chat WhatsApp